Sabtu, 31 Oktober 2015

Bayern Ditahan Eintracht Frankfurt


DEWA168 - Laju kemenangan Bayern Munich di Liga Jerman terhenti. Di laga ke-11, mereka bermain imbang 0-0 saat melawan Eintracht Frankfurt.

Saat melakoni pertandingan di Commerzbank Arena, Frankfurt, Sabtu (31/11/2015) dinihari WIB, Bayern dicatat oleh Soccernet mampu tampil dominan. Mereka mencatatkan ball possession sebesar 74 persen.

Kendati bisa menguasai bola lebih banyak, Bayern tak mencatatkan banyak peluang. Mereka cuma 10 kali melepaskan percobaan dan cuma dua tepat sasaran.

Catatn itu cuma lebih banyak dua tendangan dari Eintracht Frankfurt. Tapi, soal sepakan tepat sasaran sama banyaknya.

Bagi Bayern, hasil imbang ini menodai kesempurnaan mereka dalam 10 laga sebelumnya. Mereka tetap menempati posisi satu klasemen dengan raihan 31 poin.

Sementara itu, Eintracht Frankfurt ada di posisi 11 dengan raihan 13 poin.

Susunan Pemain:

Eintracht Frankfurt: Hradecky, Zambrano, Oczipka, Abraham, Hasebe, Stndera (Djakpa 90), Medojevic (Reus 77),Ignjovski, Seferovic, Meier, Aigner (Reinartz 88)

Bayern: Neuer, Javi Martinez, Rafinha (Mueller 51), Boateng, Lahm (Alaba 76), Robben, Costa, Alonso, Vidal, Coman (Alcantara 65), Lewandowski


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Berlusconi Kirim Sinyal Dukungan untuk Mihajlovic


DEWA168 -  Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi, mengirimkan sinyal dukungan untuk Sinisa Mihajlovic. Rossoneri tak mau berkonfik dengan pelatihnya.

Milan mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan di Liga Italia. I Diavolo Rosso memetik dua kemenangan beruntun hingga mampu memperbaiki posisi di klasemen.

Milan saat ini ada di posisi delapan klasemen dengan raihan 16 poin. Perbaikan performa itu lantas mendapatkan apresiasi dari Berlusconi.

Menjelang pertandingan melawan Lazio, Senin (2/11/2015), Berlusconi mengunjungi latihan Milan. Dia pun mengucapkan dukungan pada Miahjlovic.

“Mihajlovic? Dia merupakan pribadi yang kuat, dia tak pernah membiarkan dirinya terjatuh. Saya selalu menemukan dia percaya diri bisa bermain bagus dan mendapatkan hasil bagus,” kata Berlusconi di Football Italia.

“Sebagai klub, Milan selalu memilih pelatih mereka dan moral mereka sebagai bahan pertimbangan.”

“Seperti yang Anda lihat. kami terus berhubungan denga (Pippo) Inzaghi sampai akhir musim, dan kami tak pernah ingin berseberangan dengan pelatih kami,” imbuhnya.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jumat, 30 Oktober 2015

Menilik Turunnya Performa Hazard dan Fabregas

Dewa168

London -
Musim lalu, Eden Hazard dan Cesc Fabregas tampil luar biasa untuk Chelsea. Namun, musim ini mereka seakan menghilang. Statistik keduanya di atas lapangan memang menunjukkan penurunan.

Menurunnya Hazard dan Fabregas sejalan dengan hasil tak memuaskan yang ditorehkan The Blues. Ambil contoh di Premier League saja. Dari 10 laga, juara Premier League musim lalu sudah kalah lima kali. Artinya, 50% hasil yang diraih Chelsea di liga sejauh ini adalah kalah.

Imbasnya, posisi Chelsea pun terpuruk. Mereka berada di posisi ke-15 klasemen sementara dengan koleksi nilai 11. Mereka sudah tertinggal 11 poin dari pemuncak klasemen saat ini, Manchester City, membuat kans untuk mempertahankan gelar terlihat kecil.

Di balik hasil buruk itu, ada penurunan performa pemain. Nemanja Matic, misalnya. Gelandang asal Serbia itu sempat dikeluarkan dari starting XI oleh Jose Mourinho ketika Chelsea menjamu Southampton. Matic kemudian dimainkan sebagai pengganti di babak kedua, namun sudah ditarik kembali ke bangku cadangan sebelum babak kedua selesai.

Selain Matic, tentu saja ada Hazard dan Fabregas. Keduanya seolah lenyap setelah mendapatkan puja-puji musim lalu.

Musim ini, Hazard sudah tampil 10 kali di Premier League, belum mencetak gol, namun sudah membuat 2 assist. Sebagai perbandingan, dalam 10 pertandingan di Premier League musim lalu, Hazard menorehkan 3 gol dan menyumbang 1 assist.

Dalam jumlah pertandingan yang sama pada musim lalu, seperti dicatat oleh Squawka, Hazard juga lebih trengginas: 3 gol yang ia hasilkan tercipta dalam 8 shot on target. Musim ini, dia baru menorehkan 4 shot on target.

Bagaimana dengan Fabregas? Dari 10 pertandingan musim ini, gelandang asal Spanyol itu belum mencetak gol dan baru menyumbang 1 assist. Musim lalu, dalam jumlah pertandingan yang sama, Fabregas sudah mencetak 1 gol dan menyumbang 8 assist.

Musim lalu pula, Fabregas sudah mengkreasikan 27 peluang selama 10 laga. Musim ini, dia baru mengkreasikan 19 peluang.

Menurut eks gelandang Liverpool, Jan Molby, gelandang-gelandang Chelsea dituntut untuk bekerja lebih berat musim ini. Mereka acapkali mundur terlalu ke belakang demi melapis lini bek-bek yang kerap keluar dari posisi mereka.

Ucapan Molby masuk akal jika mengingat ultimatum Mourinho yang pernah ditujukan kepada Hazard. Kala itu, ia meminta Hazard bertahan lebih baik.

"Saya mencadangkan Hazard karena kami kebobolan banyak gol. Kami harus bertahan lebih baik," ujar Mourinho.


Promo New Member 100% Deposit Sportsbook
Bonus Cashback 5% dan 10% Sportsbook
Bonus 0.7% Rollingan Casino

Mari bergabung bersama kami di www.dewa168.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.dewa168@yahoo.com
Blackberry Messenger : 25CBBB46
Livechat : Tersedia di website kami di www.dewa168.com
Via Hp :wap.dewa168.com
Proses Depo/WD Cepat, Aman, dan Terpercaya !

Guardiola Disarankan Perpanjang Kontrak Setahun di Bayern


DEWA168 - Josep Guardiola masih belum memperpanjang kontrak dengan Bayern Munich. Dia disarankan untuk setahun lebih lama menangani Die Roten.

Kontrak Guardiola dengan Bayern akan selesai akhir musim ini. Dia belum menandatangani kontrak baru hingga kontraknya tinggal sekitar delapan bulan.

Guardiola sendiri dikabarkan sedang menjadi incaran beberapa klub. Manchester City merupakan salah satu peminatnya. Bahkan, beredar kabar bahwa pelatih asal Spanyol itu sudah melakukan prakontrak dengan The Citizens untuk mempersiapkan tim di musim depan.

Guardiola sendiri masih kalem soal negosiasi kontrak baru itu. Dia bilang ini masih bulan Oktober, jadi masih ada banyak waktu untuk berpikir.

Eks pelatih Bayern, Ottmar Hitzfeld, mempunyai saran untuk Guardiola soal masa depannya.

“Satu tahun tambahan kontrak akan menjadi solusi yang bagus untuk Bayern dan Guardiola,” kata Hitzfeld di Bild.

“Kesepakatan satu tahun tak bekerja saat seorang pelatih baru datang ke klub, tapi itu akan masuk akal setelah tiga tahun.”

“Guardiola sudah membangun kembali Bayern dan dia nyaris selesai. Bayern memperagakan permainan sepakbola yang luar biasa. Penting sekarang untuk terus berada di jalan yang sama,” imbuhnya.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kamis, 29 Oktober 2015

'Mourinho Terlalu Bagus untuk Dipecat'
























Dewa168  -  London - Jamie Carragher cukup yakin Chelsea tidak akan memecat Jose Mourinho. Menurut Carragher, Mourinho terlalu bagus untuk dipecat dan The Blues akan kesulitan mencari pengganti yang selevel.

Kursi manajer Chelsea yang sekarang diduduki Mourinho sedang panas. Kekalahan demi kekalahan yang diderita timnya membuat tekanan untuknya terus membesar. Cuma menang lima kali dan sudah kalah delapan kali dalam 16 laga musim ini jelas tak sesuai dengan ekspektasi suporter Chelsea.

Selain soal hasil pertandingan, Mourinho juga disorot akibat perilakunya. Dia sekarang sedang terancam hukuman setelah memprotes wasit saat Chelsea dikalahkan West Ham United pada akhir pekan lalu. Dia sebelumnya juga pernah didenda lantaran mengkritik wasit pasca-kekalahan dari Southampton.

Situasi seperti ini membuat masa depan Mourinho di Chelsea mulai dispekulasikan. Bursa taruhan menempatkannya di posisi teratas dalam daftar manajer yang berpotensi dipecat. Bahkan ada yang menduga laga melawan Liverpool di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2015) mendatang, akan menjadi penentuan nasib Mourinho.

Tapi, Carragher meyakini Mourinho punya kans besar untuk terus bekerja di Chelsea. Dengan reputasi yang dimiliki Mourinho, dia yakin Chelsea akan berpikir berkali-kali jika akan mendepak Mou.

"Orang-orang bilang soal dia akan dipecat jika dia kalah pada laga itu (melawan Liverpool). Kalau saya jadi Chelsea, saya tidak akan memecatnya. Saya pikir dia adalah manajer yang fantastis. Rekornya menunjukkan hal itu," ucap Carragher di Sky Sports.

"Tapi, ini bukan cuma di atas lapangan, tapi juga di luar lapangan. Jika dia kehilangan pekerjaannya, saya pikir itu lebih dikarenakan insiden-insiden di luar lapangan daripada karena hasil. Jika Chelsea sekarang di posisi kelima atau keenam di liga, kita masih akan mengkritiknya," tambah mantan bek Liverpool itu.

"Tapi, untuk mendepak seorang manajer yang baru saja memenangi kejuaraan, tiga atau empat bulan memasuki musim baru, meskipun mereka menjalani start yang sangat buruk, saya tidak akan ingin mendepak seorang Jose Mourinho. Dia terlalu bagus. Mungkin cuma ada dua atau tiga manajer di dunia sepakbola yang berada di levelnya dan siapa pun yang dipilih Chelsea sebagai pengganti mungkin akan selevel di bawahnya," imbuh Carragher.


Promo New Member 100% Deposit Sportsbook
Bonus Cashback 5% dan 10% Sportsbook
Bonus 0.7% Rollingan Casino

Mari bergabung bersama kami di www.dewa168.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.dewa168@yahoo.com
Blackberry Messenger : 25CBBB46
Livechat : Tersedia di website kami di www.dewa168.com
Via Hp :wap.dewa168.com
Proses Depo/WD Cepat, Aman, dan Terpercaya !

Ini Penyebab Tak Menariknya Derby Manchester


DEWA168 - Bertolak belakang dengan ekspektasi, derby Manchester edisi ke-170 berjalan tidak menarik. Selain tak menghasilkan gol, peluang kedua kesebelasan pun minim: hanya enam tembakan selama 90 menit.

Terdapat sejumlah faktor yang membuat pertandingan berlangsung menjemukan tanpa peluang. City yang bertindak sebagai tim tamu tak bisa memainkan kedua penggawa utamanya, Sergio Aguero dan David Silva. Namun mereka diuntungkan dengan kembalinya dua pemain belakang mereka, Aleksandar Kolarov dan Vincent Kompany.

Permasalah yang dihadapi kubu tuan rumah berbeda. “Setan Merah” memang kehilangan Ashley Young yang masih menjalani perawatan, tapi toh mereka punya kedalaman skuat yang mumpuni. Lagi pula Young pun bukan pemain utama pada musim ini. Ia lebih banyak duduk di bangku cadangan atau turun menjadi pelapis jika ada yang absen.

Permasalahan utama MU adalah belum stabilnya permainan mereka. Beberapa pemain utama belum menunjukkan stabilitas permainan. Sebut saja Memphis Depay yang bermain jauh dari harapan. Padahal ia diboyong dengan status pencetak gol terbanyak Eredivisie pada musim lalu. Efeknya pun berlanjut di mana Anthony Martial mesti digeser ke sayap kiri dan menempatkan Rooney sebagai ujung tombak. Hasilnya mudah ditebak: MU kesulitan menyelesaikan peluang.

Mengunci Lewat Trio Gelandang City

Manuel Pellegrini secara mengejutkan menurunkan Fernandinho, Fernando, dan Yaya Toure secara bersamaan. Sesuatu yang tak biasa mengingat ketiga pemain tersebut biasa mengisi peran poros ganda secara bergantian. Bahkan saat sudah kehilangan Silva pun, ketiganya tak pernah turun bersamaan yakni di dua laga terakhir yang semua berakhir dengan kemenangan.

Jesus Navas yang sebelumnya mengisi pos sayap kanan terpaksa duduk di bangku cadangan, digantikan oleh Kevin de Bruyne yang bertukar posisi dengan Raheem Sterling di kiri. Sementara itu Yaya Toure ditempatkan di belakang striker, mengingat ia paling produktif dibanding Fernando dan Fernandinho.

Di lapangan, terlihat pemilihan pemain yang tak biasa dari Pellegrini ini berkaitan dengan taktik yang ia pakai. Penempatan Yaya di belakang striker ternyata berfungsi untuk memotong jalur umpan MU dari bek menuju ke Bastian Schweinsteiger atau Morgan Schneiderlin.

MU memang bermain dengan mengandalkan penguasaan bola menggunakan umpan-umpan pendek bahkan sejak dari kiper. David de Gea selalu berusaha mengirim umpan pendek ke bek ketimbang umpan jauh yang berisiko bola berpindah ke lawan.

Cara yang dipakai Pellegrini hampir sama dengan yang dilakukan oleh Arsenal ketika berhasil mengalahkan MU tiga gol tanpa balas beberapa waktu lalu, yakni membuat pertahanan sejak di area lawan namun tidak melakukan pressing agresif.

Ketika bek MU sedang menguasai bola, maka Wilfried Bony akan bergerak mengganggu, sedangkan Yaya memberi cover di sekitarnya. Bola menjadi banyak berkutat di area MU, jika sampai ke kaki Schweinsteiger maupun Schneiderlin pun seringkali harus dikembalikan ke belakang.

Cara ini membuat MU sama sekali tidak melakukan tembakan ke gawang di babak pertama. Serangan mereka menjadi sangat monoton karena Ander Herrera dan Juan Mata tidak banyak mendapai suplai bola. Taktik yang dipakai City tersebut membuat mereka terpaksa hanya bisa mengandalkan sayap melalui Martial ataupun Valencia yang hasilnya tak maksimal.

Sentuhan di Sepertiga Akhir yang Hilang

Selain berpengaruh besar dalam pertahanan karena membuat MU sulit membangun serangan, skema yang digunakan oleh Pellegrini di atas juga berefek di sektor penyerangan. Kecenderungan bola yang terus berada di daerah MU membuat City punya beberapa keuntungan. Sederhananya keberadaan bola dengan gawang lawan yang dekat membuat mereka punya peluang lebih besar menciptakan peluang.

Maka tak heran kemudian meski penguasaan bola dikuasai oleh tuan rumah, pada babak pertama Man City justru punya peluang lebih banyak sedangkan MU tidak ada sama sekali. Namun sayangnya pilihan menepikan Jesus Navas membuat area sepertiga akhir City terganggu kinerjanya.

Yaya Toure memang gelandang kuat, cepat, dan memiliki tendangan yang baik. Hanya saja ia tak bisa bermain sebagai pemain “No. 10″ jika harus bermain cepat khas City. Bermain cepat di sepertiga akhir memang tak melulu soal berlari, tetapi juga keputusan jitu tapi tanpa berpikir panjang.

Parahnya lagi, gelandang yang bisa melakukan hal tadi, De Bruyne dan Sterling, justru berdiri berjauhan. Di sinilah kehilangan Silva begitu terasa di permainan City, terutama sepertiga akhir. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pada dua laga sebelumnya Navas lah yang dijadikan andalan.


Meski jika diamati gaya mainnya cenderung sebagai pemain sayap klasik, beroperasi hanya di sisi kanan saja. Tetapi kehadiran Navas di sisi kanan membuat Sterling dan De Bruyne berdiri berdekatan dan memudahkan umpan-umpan 1-2. Navas kemudian menjadi opsi lain untuk menyerang lewat kecepatan dan umpan silangnya.

Pellegrini sempat memasukkan Navas pada menit 55 tetapi ia justru menggantikan Sterling. Sang manajer sepertinya tak mau pertahanannya bongkar jika harus menarik salah satu gelandang bertahan ketika memasukan Navas. Hasilnya menjadi percuma kemudian karena situasinya menjadi tak jauh berbeda, bahkan bola sekarang justru sulit menuju sepertiga akhir.

Wayne Rooney yang Terlihat Tidak Berguna

Salah satu pemain yang mendapat sorotan di pertandingan kali ini adalah Wayne Rooney. Sang kapten dianggap bermain buruk sehingga membuat timnya gagal mendapatkan poin penuh. Sepanjang pertandingan ia hanya mampu melakukan 1 tendangan tepatnya di ujung laga itu pun gagal mengenai sasaran.

Akurasi umpannya hanya 55%, terburuk di antara pemain Man United lainnya. Ia juga enam kali kehilangan bola, terburuk dari semua pemain yang ada di lapangan. Catatan tersebut membuat Rooney menjadi terlihat tak berguna di lapangan.


Di skuat MU sebenarnya masih ada Martial namun ia terpaksa ditempatkan di sayap kiri karena penampilan Depay yang belum membaik dan Young sedang cedera. PermainanMU memang menyulitkan bagi striker mana saja, terutama pada babak pertama. Bagaimana Anda bisa bermain baik ketika sedikit mendapat asupan bola dan lebih banyak ke area-area yang memang sulit.

Tetapi kekurangan tersebut sebenarnya bisa ditutupi seandainya MU punya striker yang lebih cepat. Lini pertahanan City yang cenderung naik untuk membuat jebakan offside adalah makanan empuk bagi para penyerang yang hobi berlari.

Kesimpulan

Skema permainan kedua kesebelasan membuat pertandingan begitu menjemukan. Pellegrini agaknya ingin bermain aman dan lebih memilih mengamankan poin ketimbang menyerang habis-habisan yang justru berpotensi timnya kebobolan dan tak mendapatkan poin sama sekali. Ini terlihat dari diturunkannya tiga gelandang dengan kecenderungan bertahan. Pada babak kedua pun keadaan tak berubah. Pellegrini tetap fokus untuk bertahan.

Louis van Gaal mengungkapkan kekecewaannya usai pertandingan. Namun pertandingan ini menunjukkan kalau MU masih seringkali buntu saat kesulitan mencetak gol. Apabila hal ini tidak kunjung dibenahi, bukan tidak mungkin kekecewaan itu akan selalu muncul dalam tiap pertandingan.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Rabu, 28 Oktober 2015

Soal Main untuk Timnas, Kompany Tak Menyesal Sudah Melawan Pellegrini


DEWA168  - Vincent Kompany tak menyesal telah menentang Manuel Pellegrini dengan bermain untuk timnas Belgia saat kondisinya belum fit. Dia mungkin akan melakukan hal yang sama lagi jika situasi tersebut terulang.

Pertengahan Oktober lalu, Kompany dipanggil timnas Belgia untuk laga kualifikasi Piala Eropa 2016 melawan Andorra dan Israel meski kondisinya tidak 100% fit. Bek berusia 29 tahun itu sedang berupaya memulihkan diri dari cedera betis.

Sejak awal, City sudah mewanti-wanti agar Belgia menangani Kompany dengan hati-hati agar kondisi si pemain tidak memburuk. Tapi saran klub agar Kompany tak dimainkan tak diindahkan Belgia. Pelatih Belgia, Marc Wilmots, menurunkan Kompany selama sekitar satu jam di laga melawan Israel meski pertandingan tersebut sudah tak lagi menentukan.

Pellegrini lantas mengungkapkan kekecewaannya. Manajer asal Chile itu tidak senang karena timnas Belgia mengabaikan saran klubnya soal kondisi Kompany.

Buntut dari hal tersebut, Kompany lantas dicadangkan dalam dua laga melawan Bournemouth dan Sevilla di Liga Champions. Pellegrini baru kembali memainkan Kompany saat City menjalani laga derby melawan Manchester United akhir pekan kemarin.

Senada dengan Pellegrini, Kompany menegaskan bahwa dirinya tidak ada masalah dengan manajernya itu. Tapi Kompany tak menyesal sudah melawan keinginan Pellegrini dengan tampil untuk timnas.

“Untuk saat ini, dulu, dan yang akan datang, ini akan selalu jadi situasi yang sedikit tricky. Mereka (Belgia dan City) adalah dua tim yang sangat penting, yang punya target dan ambisi berbeda dan wajar kalau hal seperti ini terjadi,” ujar Kompany seperti dikutip Guardian.

“Saya tidak akan bermain kalau saya tidak fit. Tapi saya adalah seorang profesional dan saya tidak butuh terlalu banyak penjelasan (dari manajer). Saya cukup menghadapinya.”

“Saya menanganinya dengan keputusan saya dan saya tidak punya masalah dengan itu. Semua baik-baik saja. Saya bekerja keras, selalu. Saya selalu positif untuk tim. Tidak di usia 29 tahun saya butuh terlalu banyak penjelasan lagi,” katanya.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Jones Senang MU Dikaitkan dengan Hummels dan Ramos


DEWA168  - Manchester United berpotensi dikait-kaitkan dengan bek top dunia seperti Mats Hummels ataupun Sergio Ramos di masa depan. Namun demikian, isu transfer tidak membuat Phil Jones merasa tergganggu.

Jones mengalami awal musim 2015-16 yang sulit. Bek tengah MU ini dibebat cedera plus mengalami gumpalan darah beku sehingga baru tampil di tujuh pertandingan di semua kompetisi.

MU sempat santer dikabarkan sudah dekat mendapatkan Hummels (Borussia Dortmund) dan Ramos (Real Madrid) di musim panas lalu. Meski pada akhirnya, kedua pemain itu bertahan di klub masing-masing, tapi MU dipercaya masih akan dihubungkan dengan mereka di masa depan.

Jones mengaku dirinya malah khawatir apabila MU tidak dikaitkan dengan pemain-pemain kelas dunia. Tapi satu hal yang jelas, bek internasional Inggris itu siap memberikan penampilan terbaiknya di setiap pertandingan.

“Kami ada di Manchester United,” kata Jones di FourFourTwo. “Kami selalu akan dikaitkan dengan Ramos atau Hummels atau siapapun orangnya, kami selalu akan dihubungkan dengan banyak pemain. Itu bukan masalah.”

“Itu adalah sesuatu yang Anda mesti hadapai sejak Anda berada di skuat U-14. Ini adalah sepakbola untuk Anda tapi Anda harus bertarung dengan cara Anda sendiri dan memperlihatkannya kepada orang-orang.”

“Kalau Anda tidak bisa menghadapinya maka berarti Anda tidak pantas berada di klub. Ada kompetisi di sini,” sambung pemain yang digaet dari Blackburn Rovers itu.

“Kami ada salah satu klub terbaik di dunia. Aku justru sedikit khawatir kalau kami tidak dikaitkan dengan para pemain terbaik di dunia. Ini adalah hal yang alami dan sehat,” imbuh Jones.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Selasa, 27 Oktober 2015

Tak Menarik di Old Trafford, Derby Manchester di Etihad Diprediksi Akan Sangat Berbeda
























Dewa168 -  Manchester - Derby Manchester di Old Trafford pada akhir pekan lalu berlangsung tak menarik. Untuk derby berikutnya yang akan digelar di Etihad Stadium, jalannya laga diprediksi akan sangat berbeda.

Laga yang mempertemukan Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Minggu (25/10/2015) lalu, berakhir tanpa pemenang. Kedua tim juga gagal bikin gol sepanjang 2x45 menit.

Tak banyak peluang yang tercipta pada laga tersebut. Baik MU maupun City sama-sama melepaskan enam tembakan dan cuma satu yang tepat sasaran.

Jika MU dan City tak dipertemukan di kompetisi selain Premier League, maka derby Manchester berikutnya akan dilangsungkan pada 19 Maret 2016 mendatang. City akan gantian jadi tuan rumah.

Kapten City, Vincent Kompany, cukup puas dengan hasil imbang yang didapat timnya di Old Trafford. Akan tetapi, untuk laga di Etihad, kemenangan adalah harga mati.

"Fakta bahwa laga berakhir seri masih bagus untuk kami dan bagus untuk United," ujar Kompany seperti dikutip Manchester Evening News.

"Kalah akan menjadi masalah bagi kami dan masalah juga bagi mereka," imbuhnya.

"Saya memprediksi sebuah derby yang sangat berbeda ketika kami benar-benar harus memenangi pertandingan dan itulah yang akan terjadi ketika derby berikutnya datang," kata bek asal Belgia itu.

City kini memimpin klasemen sementara Premier League dengan koleksi 22 poin dari 10 laga. MU duduk di posisi keempat dengan 20 poin.


Promo New Member 100% Deposit Sportsbook
Bonus Cashback 5% dan 10% Sportsbook
Bonus 0.7% Rollingan Casino

Mari bergabung bersama kami di www.dewa168.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.dewa168@yahoo.com
Blackberry Messenger : 25CBBB46
Livechat : Tersedia di website kami di www.dewa168.com
Via Hp :wap.dewa168.com
Proses Depo/WD Cepat, Aman, dan Terpercaya !

Suburnya Higuain Setelah Disebut ‘Terlalu Malas’ pada Pramusim


DEWA168 - Gonzalo Higuain memperlihatkan kesuburan di awal musim ini untuk Napoli. Itu terjadi setelah Maurizio Sarri menyebutnya “pemalas” saat pramusim.

Ucapan Sarri, yang mulai menangani Partenopei sejak Juni lalu, boleh jadi susah membakar semangat Higuain dalam menyongsong musim baru. Faktanya, total 9 gol sudah ia buat di 12 laga kompetitif untuk Napoli musim ini.

“Apa yang saya katakan kepada Higuain saat pramusim? Saya bilang ia terlalu malas dan kalau ia tak mengubah sikap maka ia takkan pernah menjadi penyerang terbaik dunia,” kata Sarri kepada Sky Sport Italia dan dikutip Football Italia.

“Ia menyepakati sebagian pertimbangan itu karena tak bisa 100% mengerahkan kemampuan. Kami sudah bicara sejelas-jelasnya, dan itu nyatanya menjadi sebuah pembicaraan jujur yang mungkin membantu memotivasi dirinya,” lanjutnya.

Gol teranyar Higuain menjadi penentu kemenangan Napoli ketika menang 1-0 di markas Chievo, Senin (26/10/2015) dinihari WIB. Itulah gol ketujuh penyerang Argentina berumur 27 tahun tersebut di Serie A 2015-16, membuatnya jadi topskorer sementara bersama Eder.

Menariknya lagi dalam lima laga terakhir bersama Napoli, Higuain nyaris selalu menandainya dengan gol. Cuma ketika Napoli menang 4-0 atas AC Milan di Serie A pada 4 Oktober saja ia tak bikin gol di periode ini, walaupun tetap mampu bikin satu assist.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Icardi Mulai Seret Gol, Mancini: Tenang Saja


DEWA168 - Penyerang Inter Milan Mauro Icardi mulai agak seret gol belakangan ini. Sang pelatih, Roberto Mancini, cuma mengimbau agar Icardi tetap tenang dan menegaskan keyakinannya.

Icardi sejauh ini sudah mencetak dua gol dari delapan penampilan bersama Inter di Serie A. Dua gol itu dicetak saat Inter menang 1-0 atas Chievo Verona dan kalah 1-4 dari Fiorentina.

Namun sejak menjebol gawang Fiorentina, Icardi belum bikin gol lagi di tiga laga berikutnya. Di tiga laga itu pula Inter cuma memetik hasil imbang, masing-masing melawan Sampdoria, Juventus, dan Palermo.

Hal ini diakui Mancini cukup disesalkan karena andai Icardi bisa menyumbang gol, maka Inter berpeluang memetik hasil lebih baik di tiga laga tersebut. Tapi Mancini meminta Icardi untuk tak terlalu khawatir dan fokus ke permainannya saja.

“Saya akan lebih memilih Icardi mencetak gol sejak awal, tapi mengetahui sejarah para penyerang, ini bisa terjadi. Saya rasa ini negatif karena dengan tiga atau empat gol lagi, kami bakal punya tiga poin lebih banyak, tapi cepat atau lambat dia akan mulai mencetak gol lagi,” kata Mancini dikutip Football Italia.

“Hernan Crespo di Lazio pernah punya satu musim di mana dia mencetak 21 gol dari Januari dan seterusnya. Icardi akan kembali mencetak gol-gol yang sangat penting.”

“Icardi harus tenang dan mulai berpikir tampil berguna dalam cara yang lain, bagaimana bergerak untuk tim. Dia tak boleh terlalu gelisah dan harus bekerja keras,” tambahnya.

Meski demikian, Mancini mengakui ada kemungkinan untuk tak memainkan Icardi di laga tandang melawan Bologna, Rabu (28/10/2015) nanti. Dia ingin memberikan waktu pemulihan untuk penyerang 22 tahun itu usai tampil di markas Palermo akhir pekan kemarin.

“Ada kesempatan untuk mengistirahatkan dia, dengan fakta bahwa kami punya dua laga tandang di jarak tiga hari dan mungkin akan ada sejumlah pemain baru yang bugar,” demikian Mancini.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Senin, 26 Oktober 2015

Chelsea Dinilai Sudah Mulai Lebih Baik























Dewa168  -  London - Chelsea belum mampu beranjak dari papan bawah klasemen hingga Liga Inggris sudah berlalu 10 laga. Kendati begitu, The Blues diminta sudah bermain lebih baik.

Saat melawat ke markas West Ham United, Sabtu (24/10/2015) malam WIB, Chelsea kalah dengan skor akhir 1-2. Mauro Zarate dan Andy Carrol menjadi pembobol gawang yang dikawal oleh Asmir begovic.

Dengan hasil itu, Chelsea kini ada di posisi 15 klasemen dengan raihan 11 angka. Mereka sudah kalah sebanyak lima kali di musim ini, dan baru menang tiga kali.

Kendati masih naik turun, Begovic menilai bahwa penampilan Chelsea saat ini sudah mulai membaik. Kekalahan melawan The Hammers hanya karena ketidak beruntungan.

"Liganya tak bisa diprediksi, jadi kami harus memperhatikan penampilan kami lebih dahulu --saya pikir performa kami mulai lebih baik jadi kami harus seperti itu," kata Begovic di Sports Mole.

"Kami bermain bagus dalam 90 menit. Kami mendapatkan kesialan dengan kartu merah. Saya pikir kami juga mendapati gol yang dianulir, jadi itu hanya seperti tak berpihak pada kami saat ini," imbuhnya.


Promo New Member 100% Deposit Sportsbook
Bonus Cashback 5% dan 10% Sportsbook
Bonus 0.7% Rollingan Casino

Mari bergabung bersama kami di www.dewa168.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.dewa168@yahoo.com
Blackberry Messenger : 25CBBB46
Livechat : Tersedia di website kami di www.dewa168.com
Via Hp :wap.dewa168.com
Proses Depo/WD Cepat, Aman, dan Terpercaya !

Kalahkan Fiorentina, Roma Puncaki Klasemen


DEWA168 - AS Roma sukses memetik angka penuh kala bertandang ke Fiorentina. ‘Serigala Ibukota’ menang 2-1, yang mengantarkan mereka naik ke puncak klasemen Serie A.

Bertandang ke Artemio Franchi, Senin (26/10/2015) dinihari WIB, Roma menang berkat gol-gol dari Mohamed Salah dan Gervinho. Gol cepat Salah di menit ke-6 membuka permainan Fiorentina, sampai kemudian Roma menambah skor lewat gol serangan balik Gervinho di menit ke-34.

Fiorentina sempat membalas di masa injury time lewat Khouma Babacar. Sejak menit ke-87, Fiorentina menjadi kian nyaman menguasai laga menyusul kartu merah yang diterima Salah.

Roma sejatinya tampil tak lebih dominan di laga ini. Mereka cuma mencatatkan persentase penguasaan bola sebesar 29% berbanding 71% milik Fiorentina. Giallorossi juga cuma punya enam tembakan sepanjang laga, dengan empat mengarah ke gawang. Sementara Fiorentina butuh 21 percobaan untuk mencatatkan empat yang tepat sasaran.

Dengan kemenangan ini, anak asuh Rudi Garcia naik ke posisi teratas klasemen dengan nilai 20 dari sembilan laga. Mereka menggusur Fiorentina ke urutan dua yang punya 18 poin dari jumlah partai yang sama.

Jalannya Pertandingan

Roma memberikan ujian pertama untuk Fiorentina pada menit keempat lewat sepakan Edin Dzeko. Tak terlalu membahayakan Fiorentina dan diamankan oleh kiper Ciprian Tatarusanu.

Dua menit berselang, Roma memetik keunggulan. Salah mendapatkan bola operan Miralem Pjanic di sisi kanan, berlari memotong ke tengah, lalu melepaskan sepakan terukur ke pojok kiri gawang Fiorentina. Tatarusanu tak mampu menjangkau meski sudah menjatuhkan diri sembari merentangkan badan.

Tertinggal, Fiorentina mulai tampil lebih agresif. Mereka menerapkan pressing ketat dengan garis pertahanan yang tinggi. Facundo Roncaglia mencoba melepaskan sepakan dari luar kotak penalti di menit ke-15, tapi masih melebar ke kiri. Semenit berselang giliran Nikola Kalinic, juga melebar.

Tekanan demi tekanan dilancarkan Fiorentina, namun kesulitan masuk ke kotak penalti Roma. Mereka justru kembali kebobolan di menit ke-34.

Lewat sebuah serangan balik, Alessandro Florenzi mengoper ke Gervinho di sisi kanan yang tak terkawal. Gervinho berlari sendirian melewati separuh lapangan dan masuk ke kotak penalti Fiorentina, lalu menuntaskan aksinya dengan sepakan keras ke pojok kiri gawang.

Sebuah sepakan dari Matias Vecino membuat Wojciech Szczesny harus melakukan manuver penyelamatan. Bola sukses dihalaunya ke luar lapangan. Babak pertama berakhir dengan Roma memimpin.

Roma nyaris memimpin 3-0 di menit ke-56. Lewat sebuah serangan cepat, Gervinho menusuk di sisi kanan dan mendapatkan ruang tembak di dalam kotak penalti. Sepakannya mampu dihalau oleh Tatarusanu. Bola pantulan lantas jatuh di kaki Pjanic, yang langsung mengarahkannya ke gawang. Tapi Federico Bernardeschi menyapu bola sebelum melewati garis gawang.

Fiorentina memberikan ancaman serius di menit ke-68. Bernardeschi menusuk di sisi kiri dan melepaskan sepakan. Szczesny sigap mengamankan gawangnya.

Fiorentina mendapatkan peluang lain di menit ke-83. Kalinic menerima umpan terobosan dari Ilicic dan berdiri satu lawan satu dengan Szczesny. Hanya saja sepakannya melambung jauh dari gawang.

Di menit ke-87, Roma harus bermain dengan 10 orang menyusul kartu kuning kedua yang diterima Salah. Reaksinya setelah melakukan pelanggaran terhadap Roncaglia berakibat hukuman dari wasit.

Kartu merah Salah membuat Fiorentina kian nyaman menggulirkan bola. Hasilnya di menit ke-94 mereka menipiskan ketertinggalan lewat sepakan Babacar menyambut umpan Valero. Gol itu jadi penutup di laga ini, Roma pun menang 2-1.

Susunan pemain:

Fiorentina: Tatarusanu, Roncaglia, Gonzalo Rodriguez (Babacar 82′), Astori, Blaszczykowski (Rossi 61′), Vecino, Badelj (Fernandez 61′), Bernardeschi, Borja Valero, Ilicic, Kalinic

Roma: Szczesny; Florenzi, Manolas, Rudiger, Digne; Pjanic (Torosidis 79′), De Rossi (Vainqueur 37), Nainggolan; Salah, Dzeko, Gervinho (Gyomber 89′)

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Lima Kemenangan Beruntun Antar Gladbach ke Posisi Ketujuh


DEWA168 - Beberapa pekan lalu Borussia Moenchengladbach masih ada di dasar klasemen. Tapi di pekan ke-10 ini, Gladbach sudah ada di posisi tujuh besar usai meraih lima kemenangan beruntun.

Kemenangan terakhir Gladbach didapat saat mengalahkan Schalke 04 dengan skor 3-1 di Borussia Park, Minggu (25/10/2015) dinihari WIB. Gol-gol kemenangan Gladbach dibuat Lars Stindl, Raffael, dan Julian Korb. Schalke sempat menyamakan skor lewat bunuh diri Andreas Christensen.

Pada menit ke-32, Stindl menjebol jala Schalke lewat sundulannya menyusul eksekusi bola mati salah satu rekannya.

Semenit jelang turun minum, Schalke menyamakan skor jadi 1-1 setelah Christensen salah mengantisipasi datangnya bola dan malah mengarahken ke gawang sendiri.

Gladbach menungu cukup lama untuk bisa kembali unggul, tepatnya pada menit ke-70 lewat free kick-nya yang mengarahkan bola ke pojok kiri atas gawang tim tamu.

Skor menjadi 3-1 pada menit ke-84 usai Raffael memberi umpan yang dituntaskan dengan matang oleh Korb lewat sepakan jarak dekat. Skor tersebut bertahan hingga akhir pertandingan.

Setelah lima laga awal dilalui dengan kekalahan yang menyebabkan Lucien Favre mundur dari jabatannya sebagai pelatih, Gladbach yang kini diasuh Andre Schubert, sukses memenangi lima laga setelah itu dan duduk di urutan ketujuh dengan 15 poin.

Seperti dicatat Opta, belum pernah ada tim yang selalu kalah di lima laganya mampu bangkit dan langsung menyapu bersih lima laga berikutnya.

Sementara itu, Schalke tertahan di posisi ketiga dengan 19 poin.

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tiga Gol Suarez Antar Barca Tempel Madrid


DEWA168 - Barcelona sempat tertinggal lebih dulu dari Eibar. Namun, berkat tiga gol yang dicetak Luis Suarez, El Barca membalikkan keadaan dan menang 3-1.

Dengan kemenangan tersebut, Barca pun menempel ketat Real Madrid. Kedua tim sama-sama mengoleksi nilai 21 dengan Madrid ada di urutan pertama dan Barca di urutan kedua. Namun, selisih gol Madrid (+18) lebih baik daripada Barca (+8).

Sementara itu, Eibar berada di urutan ketujuh dengan koleksi nilai 13. Ini adalah kekalahan kedua Eibar pada musim ini.

Pada pertandingan yang berlangsung di Camp Nou, Senin (26/10) dinihari WIB, Barca –seperti biasa– tampil dominan dalam hal penguasaan bola: 70:30. Mereka juga memiliki attempts lebih banyak, yakni 14:7. Kendati demikian, baik Barca maupun Eibar sama-sama menorehkan 5 attempts on target.

Eibar bahkan unggul lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan 10 menit. Berawal dari serangan yang dibangun rapi dari sisi kiri, Simone Verdi mengirim umpan terobosan kepada Keko yang berlari masuk ke dalam kotak penalti. Keko lantas melepaskan sepakan, namun Claudio Bravo masih bisa menghalaunya. Bola rebound sepakan Keko itulah yang kemudian disambar oleh Borja dan membawa Eibar unggul 1-0.

Lima menit berselang, Barca mendapatkan peluang lewat sundulan Marc Bartra dari dalam kotak penalti. Sial bagi Bartra, sundulannya masih melebar tipis dari sasaran.

Barca baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-21. Tusukan Neymar dari sisi kiri berlanjut dengan operan panjang kepada Sandro yang berlari di sisi kanan. Sandro kemudian membelokkan bola ke arah Suarez, yang langsung menanduk bola masuk ke dalam gawang Eibar.

Sandro sempat mendapatkan kans pada menit ke-35. Tetapi, tendangannya dari dalam kotak penalti masih melebar. Tujuh menit kemudian, gantian Dani Alves yang mendapatkan peluang, namun sepakannya masih melambung.

Neymar kembali berperan pada gol kedua Barca yang tercipta pada menit ke-48. Bintang asal Brasil itu menusuk dari sisi kiri, sebelum memberikan bola kepada Suarez yang berada di dalam kotak penalti. Tanpa buang waktu, Suarez langsung menyelesaikannya dengan sepakan datar. 2-1 untuk Barca.

Eibar sempat mencoba membalas via Eddy pada menit ke-73. Tetapi, kans yang didapatnya tidak membuahkan apa-apa. Tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.

Nasib serupa juga dialami gelandang Barca, Ivan Rakitic, tiga menit berselang. Tendangan bebasnya masih belum menemui sasaran lantaran melenceng.

Pada menit ke-83, Barca harus bermain dengan 10 orang setelah Javier Mascherano mendapatkan kartu merah. Pemain asal Argentina itu diusir dari lapangan lantaran melakukan protes berlebihan kepada wasit.

Barulah lima menit menjelang bubar, Barca bisa memperbesar skor. Neymar lagi-lagi menyumbang assist. Kali ini, operan lambungnya diterima Suarez di dalam kotak penalti EIbar. Penyerang asal Uruguay itu lantas menyelesaikannya dengan sepakan kaki kanan.

Susunan Pemain

Barcelona: Bravo, Alves, Pique, Bartra (Mathieu 56), Alba, Busquets, Mascherano, Rakitic, Sandro (El Haddadi 56), Neymar, Suarez.

Eibar: Riesgo, Pantic, Capa, Alonso, Junca, Verdi (Enrich 54), Escalante, Inui (Berjon 79), Garcia (Eddys 45), Keko, Borja.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Minggu, 25 Oktober 2015

Aston Villa Pecat Tim Sherwood






























Dewa168  - Birmingham - Tim Sherwood bukan lagi manajer Aston Villa. Villa mengumumkan telah mencopot Sherwood dari jabatannya, hanya delapan bulan setelah ditunjuk menggantikan Paul Lambert pada Februari silam.

Dikutip dari situs resmi Villa, asisten manajer Ray Wilkins, pelatih tim utama Mark Robson, dan analis performa Seamus Brady juga dipersilakan pergi. Manajer U-21 Villa Kevin MacDonald dipastikan akan mengisi posisi yang ditinggalkan Sherwood sebagai manajer interim.

"Klub Sepakbola Aston Villa telah berpisah dengan manajer Tim Sherwood pada hari ini," bunyi pernyataan Villa. "Jajaran direksi telah memperhatikan secara seksama performa skuat sepanjang musim dan meyakini hasil yang didapat di atas lapangan tidak cukup bagus sehingga sangat penting ada perubahan."

"Bagaimanapun, klub ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Tim atas segala usahanya selama periode sulit pada musim lalu dan untuk segala kontribusi positif yang sudah dia buat selama waktunya di klub. Kami mengharapkan yang terbaik untuk dia di masa depan."

Di musim pertamanya, Sherwood langsung berhasil membawa Villa mencapai final Piala FA meskipun kalah di tangan Arsenal dengan skor telak 0-4. Namun di musim 2015-16, Villa hanya sekali menang dalam 10 laga pertama liga sehingga kini terpuruk di zona degradasi dengan koleksi empat poin.


Promo New Member 100% Deposit Sportsbook
Bonus Cashback 5% dan 10% Sportsbook
Bonus 0.7% Rollingan Casino

Mari bergabung bersama kami di www.dewa168.com
Untuk Informasi Selanjutnya silahkan menghubungi CS 24 jam kami
Yahoo Messenger : cs.dewa168@yahoo.com
Blackberry Messenger : 25CBBB46
Livechat : Tersedia di website kami di www.dewa168.com
Via Hp :wap.dewa168.com
Proses Depo/WD Cepat, Aman, dan Terpercaya !

Benitez Senang Madrid Menang Meski Sedang Kelelahan


DEWA168 - Real Madrid cuma dapat jatah istirahat pendek jelang lawatan ke Celta Vigo. Maka kemenangan yang didapat El Real dalam laga tersebut sangat menyenangkan Rafael Benitez.

Cuma kitar tiga hari waktu istirahat yang dipunya pemain-pemain Madrid setelah pada tengan pekan lalu melawat ke Paris Saint Germain di ajang Liga Champions. Sabtu (24/10/2015) malam waktu setempat Cristiano Ronaldo dkk sudah harus berjuang lagi saat bertamu ke Celta Vigo.

Lawatan ke Celta jadi tantangan besar untuk Madrid karena tuan rumah juga punya rekor oke lantaran belum terkalahkan di La Liga musim ini.

Madrid pada akhirnya tetap menuntaskan laga sebagai pemenang. Gol-gol dari Cristiano Ronaldo, Danilo, dan Marcelo membuat Los Merengues pulang dengan poin maksimal.

“Yang paling saya sukai adalah hasilnya. Kami bekerjas jeras untuk meraih tiga poin. Saya suka hasilnya,” ungkap Benitez usai pertandingan.

Meski tengah diganggu kelelahan, Madrid tetap tampil menyerang di sepanjang pertandingan. Di sisi lain, gawang Marid sebenarnya juga banyak dapat ancaman. Namun penampilan gemilang Kaylor Navas di sana membuat gawang Madrid cuma kemasukan satu gol.

“Kami menjalani pertandingan yang bagus dan menciptakan banyak kesempatan untuk menyudahi pertandingan. Kami kemudian menderita (banyak di tekan) karena kami tidak bisa mencetak gol ketiga.”

“Yang paling penting adalah kami datang ke sini setelah laga dengan PSG dan tetap meraih kemenangan. Kami akan melakukan analisa apa yang belum kami kerjakan dengan baik dan mempertahankan hasil kerja bagus yang sudah dilakukan,” tuntas Benitez di Footall Espana.


---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------